Insiden Bekas Kerokan di Kolam Renang (in Indonesian)


Ok, kali ini gw ingin sharing tentang kisah traveling lucu dari murid Business Communication gw saat mamanya jalan-jalan ke Australia (Ok, this time I want to share funny travel story from my Business Communication’s student when her mother traveled to Australia. For non-Indonesian speakers, please use Google translate).

Suatu hari mamanya Stefanie (nama murid gw) lagi jalan-jalan sama adiknya (tantenya Stefanie) ke Australia. Sampai tujuan, ternyata mamanya masuk angin dan minta punggungnya untuk dikerok sama tantenya Stefanie, sambil sungut-sungut, “Ahh saya jalan-jalan ke luar negeri cuma buat diem di kamar dan masuk angin…”. Kayaknya sih masuk anginnya parah, abis sampe merah-merah banget kerokannya (menurut Stefanie).

kerokan

Eh besoknya, mamanya Stefanie sembuh dan tiba-tiba aja pengen berenang. Karena aturan di Aussie itu semua orang harus pakai swim suit (nggak ada tuh cerita berenang pakai sarung, singlet, kaos oblong, celana bermuda, campur aduk kayak cendol di Indonesia), jadi mamanya Stefanie harus menggunakan swim suit dengan model backless, yang artinya terpampanglah wahai itu rusuk-rusuk merah bekas kerokan di punggung.

Tiba-tiba ada mba-mba bule yang nyamperin mamanya Stefanie.

Mba-mba bule: “What happened to your back?!”

Mama Stefanie: (belum sempat menjelaskan karena si mba-mba bule udah histeris duluan)

Mba-mba bule: “Oh you must have been beaten by your master! Are you migrant worker? Where do you come from?”

Mama Stefanie: “I am from Indonesia, but… (lagi-lagi terputus karena bingung mau ngejelasin kerokan kayak gimana).

Mba-mba bule: (grabbing mama Stefanie’s hand) “Don’t worry..Come with me.”

Mama Stefanie: (menolak)

Mba-mba bule: “Don’t be afraid, please! You should come with me and report to human’s right organization!”

-________- (kwangkkwangkkwangkkwangkkwangwawawaw…)

Setelah berlama-lama bingung, akhirnya tantenya Stefanie datang dan membantu menjelaskan apakah itu kerokan, dengan menyebutkan bahwa kerokan adalah sejenis metode penyembuhan tradisional, walaupun tetep….yang namanya bule mana ngerti istilah “enter wind”, nggak logis banget buat mereka.

Nah hikmah bagi kita-kita orang Indonesia nihh. Next time terangkanlah bahwa kerokan itu proses scientific. Saat perut kosong sementara lambung terus bekerja, suhu tubuh akan panas, sementara di saat yag kurang tepat, suhu luar lebih dingin. Karena udara bergerak dari suhu dingin ke panas, maka udara di luar akan mengalir ke dalam tubuh dan interchange dengan suhu panas tubuh. Nah inilah yang disebut dengan masuk angin. Kalau ke perut jadinya mencret (maaf), kalau ke dada jadinya angin duduk, kalau ke kepala jadinya sakit kepala. Tentunya dengan proses yang berbeda-beda.

Hikmah yang kedua betapa sedihnya warga Indonesia di luar sering disamakan dengan tenaga kerja tak berdaya yang sering disiksa.

Hikmah ketiga, jangan berenang dengan backless swim suit kalau habis dikerokin.

Advertisements

3 thoughts on “Insiden Bekas Kerokan di Kolam Renang (in Indonesian)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s